Sabtu, 22 Februari 2020

Game Level 11_Day 2_Pendidikan Fitrah Seksualitas Sejak Dini

Oleh Desry Praharani



Bismillahirohmanirohim..
Alhamdulillah saya dan teman-teman Kelas Bunsay#5 masuk kelompok 2 yaitu ada teh Dimna Pertiwi, teh Iqmah, teh Hasnah, teh Veterina.

Berikut adalah penampakan dari kami: ๐Ÿ˜


Resume hasil dari penampilan presentasi kami dan diskusi bersama teman-teman Kelas bunsay#5. 



















1. Dalam penjabaran di kolom tahapan pendekatan di usia 3-6 tahun disebutkan " ego sentris mereka harus bertemu dengan identitas seksualitasnya," bisa di jabarkan lebih yang seperti apa dan contohnya ?

Jawaban:

1. Egosentris adalah kemampuan seorang anak untuk memahami fikirannya, namun belum mampu untuk memahami fikiran orang lain. Dia menganggap semua orang sama dan harus seperti dia, karena dia belum mampu untu memahami pikiran orang lain. 

Sangat penting kita mengisi penuh kantung jiwa egosentris ini pada anak usai dini. Agar saat dewasa dia mampu menghargai orang lain. Sebaliknya jika egosentris ini tidak terpenuhi, anak akan tumbuh menjadi orang dewasa yang egois karena dia merasa saat masa kecil pendapatnya tak dihargai sehingga dia akan melakukan hal yang sama kepada orang lain.

Namun, sifat egosentris anak juga tetap perlu diarahkan. Tidak melanggar syariat dalam ajaran agama kita, tidak melanggar norma/adat yang berlaku di dalam suatu masyarakat; dan tidak membahayakan dirinya dan orang lain di sekitarnya.

Nah, sifat egosentris anak sebaiknya tetap sesuai fitrah seksualitas, dalam hal ini pereferensi sesuai gendernya.

Misalnya selain Rasulullah SAW sebagai idola terbaik/uswatun hasanah, kita sebagai orang tua juga bisa mengenalkan uswah/idola lain seperti shahabah dan shahabiyah Nabi kepada anak-anak. Kita dapat menceritakan kisah sahabat-sahabat Nabi seperti Abu Bakar, Utsman bin Affan, Umar bin Khattab, dan lainnya kepada anak laki-laki untuk memupuk jiwa ksatria, tanggung jawab, ketegasan dan kepemimpinannya.

Untuk perempuan, kita dapat menceritakan kisah tentang Khadijah, Aisyah, Fatimah dan sahabiyah lainnya, untuk memotivasi mereka menjadi sebaik-baik perhiasan dunia, dengan menjadi perempuan shalihah. Si kecil juga akan memahami peran apa saja yang bisa dilakukan sebagai perempuan baik lingkungan keluarga maupun masyarakat sehingga mampu menjadi salah satu unsur penting membangun peradaban.

Insya Allah dengan kita sering mengarahkan segala sesuatunya sesuai gendernya, maka egosentris anak tidak akan melenceng dari fitrahnya.



2. Bagaimana jika dalam satu keluarga ayah/ibu tidak bisa hadir di kehidupan anak dikarenakan banyak faktor misalnya ayah/ibu meninggal, perceraian, LDR, dll bagaimana cara menumbuhkan fitrah seksualitasnya sehingga tidak tercederai. 

3. bagaimana untuk kasus anak2 yatim, piatu atau yatim piatu yang mungkin kehilangan sosok Ayah Dan ibu. Bagaimana agar mereka tetap terjaga fitrah seksualitasnya? 

Jawaban:

Ayah dan ibuk adalah figur yang harus ada sepanjang masa pendidik anak, sejak lahir hingga aqil balig. Kehadiran ayah ibu penting untuk menjaga fitrah seksualitas anak.

Menurut Elly Risman, riset banyak membuktikan bahwa anak anak yang tercerabut dari orangtuanya pada usia dini baik karena perang, bencana alam, perceraian, dan persoalan sosial lainnya akan banyak mengalami gangguan kejiwaan, sejak perasaan terasing (anxiety), perasaan kehilangan kelekatan atau attachment, sampai kepada depresi. Kelak ketika dewasa memiliki masalah sosial dan seksualitas seperti homoseksual, membenci perempuan, atau curiga pada hubungan dekat.

 _Naaudzubillahhimindzalik_ 

Kalau kami setuju pepatah: *"It takes a village to raise a children."*

Pada kondisi ideal, tentu saja ayah ibunya yg punya tanggung jawab penuh karena memiliki hubungan terdekat dan memang yg dibebankan amanah/pertanggung-jawaban oleh Allah.

Jika kondisinya LDM atau misalnya terpaksa tidak utuh, kedua orangtua harus sekuat tenaga memenuhi amanahnya untuk memberi pendidikan fitrah seksualitas. Apapun caranya. Misal dengan video call, membuat jadwal interaksi rutin dll.

Jika sang anak yatim-piatu, diharapkan seorang anak tetap memiliki wali. Bisa jadi keluarga terdekat atau pembina panti asuhan jika tinggal di panti. Wali inilah yang bertanggung-jawab untuk mendidiknya.

Jika tidak ada wali, peran tetangga/masyarakat sekitar/negara/pemerintah sangat diperlukan untuk mendidik dan menjaga generasinya.




#Day2
#Tantangan10hari
#Gamelevel10
#KuliahBunsayIIP
#Resume

Game Level 11_Day 1_Resume Pemahaman Perbedaan Gender

Oleh Desry Praharani



Bismillahirohmanirohim..
Terima kasih banyak kepada kelompok 1 atas presentasinya mengenai Pemahaman Perbedaan Gender. Yang dibawakan oleh teteh-teteh Bunsay#5 yaitu teh Agnia Ilma Khaerani, teh Erlyn Permanasari, teh Esa Eksakti, teh Fitri Yani, teh Feni Agiyanti, teh Rahma Marfuatin M.
Inilah hasil resume dari penampiilan kelompok 1.



Pengertian Gender menurut WHO*
Gender : sifat perempuan dan laki-laki, seperti norma, peran & hubungan antara kelompok pria & wanita, yang dikontruksi secara sosial.

Gender adalah sesuatu yang terbentuk secara sosial &  bukan dari bentuk tubuh laki-laki maupun perempuan. Gender cenderung merujuk pada peran sosial &  budaya dari perempuan &  laki-laki dalam masyarakat tertentu.

Gender umumnya dideskripsikan dengan feminim &  maskulin

Dalam konsep gender terdapat :
- identitas gender : cara pandang seseorang dlm melihat dirinya, sebagai perempuan atau laki-laki

- ekspresi gender : cara seseorang mengekspresikan gendernya (manifestasi) melalui cara berpakaian, potongan rambut, suara hingga perilaku.



Perbedaan gender laki-laki &  perempuan

- laki-laki : maskulin, gagah, berani, kuat

- perempuan : feminim, lembut

Perbedaan gender &  seks

- gender : karakteristik pria &  wanita yg terbentuk dalam masyarakat

- seks : jenis kelamin, perbedaan biologis antara pria & wanita yg dpt dilihat dari alat kelamin serta perbedaan genetik.





Pentingnya memahamkan perbedaan gender pada anak ini karena
dampaknya pada konsep diri, moral serta tanggung jawab yang akan
diembannya. Hal ini sejalan dengan pentingnya meningkatkan fitrah
seksualitas pada anak. Menurut Santosa, Harry (dalam Fitrah Based
Educatiion, hlm. 188) pendidikan fitrah seksualitas berbeda dengan
pendidikan seks, pendidikan fitrah seksualitas dimulai sejak bayi lahir.
Fitrah seksualitas adalah tentang bagaimana seseorang berfikir, merasa
dan bersikap sesuai fitrahnya sebagai laki-laki atau sebagai perempuan
sejati, Fitrah seksualitas ditumbuhkan agar membuat anak mampu
membedakan sosok lelaki dan perempuan, sehingga mereka secara
alamiah paham menempatkan dirinya sesuai seksualitasnya, baik cara
bicara, cara berpakaian maupun cara merasa, berfikir dan bertindak
sebagai lelaki atau sebagai perempuan dengan jelas.



Persamaan gender dalam islam

  • -Setiap laki-laki dan perempuan memiliki kewajiban dan hak yang sama dihadapan Allah, tertuang dalam Q.S An-Nahl : 97 dan Q.S. An Nisa : 124
  • -Baik laki-laki maupun perempuan diperbolehkan menuntut ilmu setinggi-tingginya
  • -Baik laki-laki maupun perempuan berhak mendapatkan warisan

Perbedaan gender dalam islam
  • -kedudukan laki-laki sebagai pemimpin, dimana laki-laki sebagai pemimpin dan pelindung bagi perempuan, tertuang dalam Q.S. An Nissa : 34
  • -pembagian hak waris.





Laki-laki dan perempuan, menurut kodrat, syari’at, indra dan akal, jelas-jelas *berbeda*. Baik secara fisik, nilai-nilai maupun ketetapan syari’at untuk masing-masingnya.

Keduanya *sama-sama berhak* menghuni dunia, tetapi menurut *kekhususan masing-masing.*

Keduanya *sama-sama berhak* meramaikan bumi dengan peribadatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam hal ini, secara umum tidak ada perbedaan antara laki-laki dan wanita. Tentang tauhid, aqidah, iman, Islam, pahala dan siksa. Begitu pula tentang hak dan kewajiban syari’at secara umum.

Dalam diri *laki-laki* ada pembawaan kekuatan *fisik* yang lebih sempurna. Sementara pada diri perempuan tidak sekuat laki-laki. Sebab perempuan harus mengalami haid, hamil, melahirkan, menyusui, mengurusi anak yang disusuinya dan melakukan pendidikan bagi lahirnya generasi masa depan.

Itulah, mengapa wanita dicipta dari tulang rusuk Adam Alaihissallam. Jadi *wanita adalah bagian dari laki-laki, pengikut laki-laki*

Perbedaan secara fisik ini berakibat pada *perbedaan kemampuan*, baik fisik, akal, pemikiran, perasaan, kemauan, pekerjaan maupun daya kerjanya.

Dari perbedaan dalam banyak hal di atas, melahirkan sejumlah besar konsekuensi hukum syari’at bagi keduanya. Dengan hikmah Allah Yang Maha Mengetahui, ada beberapa perbedaan hukum berkaitan dengan tugas dan kewajiban bagi laki-laki dan wanita. Masing-masing disesuaikan dengan keadaannya. Sehingga hidup menjadi sempurna, utuh dan masing-masing dapat melaksanakan tugasnya.

Secara khusus Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan tugas kepada laki-laki dengan beberapa hukum yang sesuai dengan fisiknya, ototnya, kemampuannya, daya kerjanya, kesabarannya, keuletannya dan kekuatan *kerjanya di luar rumah untuk mencari nafkah* bagi orang yang ada di dalam rumah.

Sedangkan kepada *wanita*, Allah Azza wa Jalla memberikan tugas-tugas khusus yang sesuai dengan fisik, kemampuan, keahlian, daya kerja dan daya tahan tubuhnya yang lebih *lemah*. Allah Subhanahu wa Ta’ala juga memberikan sejumlah pekerjaan kepada wanita untuk menyelesaikan urusan-urusan *di dalam rumah* serta mendidik generasi masa depan yang ada di rumahnya.

Itulah kehendak kauniyah (ketetapan takdir) Allah dalam hal penciptaan dan pemberian anugerah terhadap laki-laki dan perempuan. Dari sana, kemudian Allah menetapkan kehendak syar’iyah (ketetapan syari’at)-Nya bagi masing-masing. Maka, bertemulah dua kehendak Allah tersebut bagi kemaslahatan hamba, keramaian dunia, dan teraturnya kehidupan individu manusia, rumah, jama’ah serta masyarakat.




Jawaban

1.Melalui Permainan Anak
Konsep gender bisa dikenalkan melalui permainan anak. Pada usia balita, anak-anak biasanya senang bermain rumah-rumahan. Anak perempuan bisa berperan sebagai ibu, sementara anak laki-laki berperan sebagai ayah. Permainan seperti ini berperan untuk mengenalkan perbedaan tanggung jawab antara laki-laki dan perempuan.

2. Melalui buku cerita
Pilihlah buku cerita yang ada 2 tokoh laki-laki dan perempuan, lalu tanyakan pada anak perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Misalnya tanyakan "tokoh ini lebih mirip ibu atau ayah nak?"

3. Melalui film
Pilihlah film yang menurut kita sebagai orangtua cocok untutk ditonton anak-anak. Setelah itu buatlah pertanyaan yg berhubungan dengn gender kepada anak2 atau bisa juga meminta anak-anak untuk bertanya kepada kita




Jawaban

Dalam kondisi tertentu perempuan bisa menjadi pemimpin, yaitu 
1. Perempuan adalah pemimpin terhadap anak-anaknya
“ Al Umm madrasatu al  รปlรข. ( Ibu adalah sekolah/madrasah  pertama bagi anak-anaknya).

2. Kepemimpinan perempuan dalam Urusan Rumah Tangga
Dari Ibnu Umar dikatakan bahwa Rasulullah bersabda “…dan wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya dan  dia harus bertanggung jawab”. (HR. Bukhari dan Muslim).


Sumber:
1. www.sehatq.com
2. almanhaj.or.id



#Day1
#Tantangan10hari
#Gamelevel10
#KuliahBunsayIIP
#Resume

Rabu, 12 Februari 2020

Game level 10_Aliran Rasa_Membangun Karakter Melalui Mendongeng

Oleh Desry Praharani






Patner: Sakura (Anak)

Bismillahirohmanirohim..
Alhamdulillah tantangan 10 hari di game level 10 sudah dilaksanakan. 
Di game level ini, mengajak anak untuk berimajinasi sesuai dengan cerita/kisahnya diceritakan.
Selain mengajak anak untuk berimajinasi, anak pun di ajak untuk bertanya dengan hal-hal yang Ia tidak ketahui dari bagian cerita yang dibacakan.
Manfaat lain dari kegiatan ini adalah menambah wawasan serta kosakata atau kalimat. 

Dengan membacakan cerita atau mendongeng juga dapat membuat orangtua dan anak semakin dekat. 

Kegiatan yang memang sebelumnya biasa kamu lakukan sebelum sakura tidur. Alhamdulillah sakura sangat senang dengan kegiatan bercerita /mendongeng. 

Walaupun hanya mampu 10 hari tantangan yang saya lakukan. Tapi, kegiatan ini sangat menarik. ๐Ÿค—๐Ÿ˜‰



#aliranrasa
#Tantangan10hari
#Gamelevel10
#KuliahBunsayIIP
#GranYourImagination



Kamis, 06 Februari 2020

Game level 10_Day 10_Membangun Karakter Melalui Mendongeng

Oleh Desry Praharani









Patner: Sakura (Anak) 

Bismillahirohmannirohim.. 
Alhamdulillah memasuki tantangan hari ke 10 di Game Level 10. 
Kali ini kisah yang akan dibacakan adalah mengenai Kupu-kupu. Sakura suka nih dengan kupu-kupu karena keunikan dan keindahna sayap yang dimiliki kupu-kupu sehingga membuat sakura penasaran. Bahkan Ia suka sekali melihat video proses kehidupan metamorfosis dari kupu-kupu. Yang membuat sakura penasaran. Kenapa ulat bisa menjadi kupu-kupu?

Nah inilah kisah kupu-kupunya. Kupu-kupu adalah hewan serangga yang indah dan cantik. Sayap kupu-kupu warna-warnanya beraneka ragam sehingga orang-orang tidak bosan memandanginya. 
Sebelum menjadi kupu-kupu,Ia adalah seekor ulat. Lalu mencari makanan dedaunan. 
Setelah menjadi ulat, Ia pun menjadi kepompong. Kepompong itu seperti telur yang terbungkus benang-benang halus. Lalu tiba waktunya kepompongpun terbuka dan keluarlah seekor kupu-kupu yang sangat indah. Awalnya kupu-kupi tersebut masih belajar terbang rendah lalu lama kelamaan Iapun dapat terbang tinggi.
Manfaat keberadaan kupu-kupu adalah sebagai hewan serangga peylnyerbuk tanaman, yang membantu bunga-bunga berkembang menjadi buah. Sehingga bagi petani, dan orang pada umumnya, kupu-kupu ini sangat bermanfaat untuk jalannya penyerbukan tanaman. 
Jadi, kupu-kipu tidak sekedar cantik tapi juga bermanfaat. 

Allah Swt. tidak menciptakan makhluk-makhluk-Nya untuk suatu hal yang sia-sia atau tidak bermanfaat. Allah pasti memberikan kelebihan kepada makhluk-makhluk-Nya agar dapat bertahan dengan lingkungan yang ada dan turut memberikan kebaikan kepada manusia dan alam sekitarnya. 



#Day10
#Tantangan10hari
#Gamelevel10
#KuliahBunsayIIP
#GranYourImagination

Senin, 03 Februari 2020

Game level 10_Day 9_Membangun Karakter Melalui Mendongeng

Oleh Desry Praharani







Patner: Sakura (Anak) 

Bismillahirohmanirohim..

Alhamdulillah sudah memasuki tantangan ke  9. 
Kali ini saya bacakan cerita berjudul Kuda. 

Kuda ini merupakan hewan yang Sakura sukai juga, karena mungkin kegagahan dan kepintaran kuda membuat Sakura menyukainya. Bahkan dari usia 2 tahun Sakura udah berani naik kuda lho, sendiri pula (tentunya Si kuda dipegangi oleh pemiliknya) hehe... ๐Ÿ˜. 

Dalam kisah yang saya bacakan ini. Kuda merupakan salah satu hewan yang digunakan oleh Rasulullah. Bahkan beliau memiliki Lima ekor kuda. Yang dinamai dengan Al-Murtajaz, Al-Wardu, Lizaz, Dharib, Luhaif. Beliau mengatakan bahwa mendidik kuda dan belajar menaikinya adalah termasuk sunnah-Nya. 

Selain itu, menaiki kuda sama halnya Melatih keseimbangan. Dan jika sudah terampil, bisa berjalan lebih cepat lagi. 
Kuda memiliki beragam jenis warna diantaranya putih, hitam, coklat, dan warna lainnya. Kudapun termasuk hewan jinak jika manusia menyayangi mereka. Sehingga mereka bebas menaiki kuda. 

Itulah sedikit kisah tentang hewan bernama kuda. 
Hikmah yang didapat dari cerita kuda adalah bahwa apabila kita sebagai manusia menyayangi hewan maka hewanpun akan bersikap jinak dan baik kepada kita. Menyayangi sesama makhluk ciptaan Allah SWT, merupakan sikap yang terpuji dan baik. 






#Day9
#Tantangan10hari
#Gamelevel10
#KuliahBunsayIIP
#GranYourImagination

Minggu, 02 Februari 2020

Game level 10_Day 8_Membangun Karakter Melalui Mendongeng

Oleh Desry Praharani










Patner: Sakura (Anak) 

Bismillahirohmanirohim.. 
 Untuk tantangan ke 8, saya membacakan kisah tentang Kucing. 
Nah.. kucing ini adalah hewan kesukaan Sakura dari kecil. Hewan peliharaan Sakura. Bahkan bisa dibilang teman bermainnya Sakura. ๐Ÿ˜.

cerita ini mengisahkan keistimewaan kucing, bahwa kucing adalah hewan yang banyak di pelihara oleh manusia karena lucu dan menggemaskan. Kucing merupakan hewan yang jinak jika manusia sering memberikan makanan  untuknya. 

Selain itu, keistimewaan kucing pada matanya yang dapat melihat di malam hari. Ketika malam hari Ia mampu mencari tikus di dalam kegelapan untuk santapan makan malamnya. 
Oiya, kucing juga termasuk hewan kesayangan Rasulullah Saw lho.

Rasulullah memiliki kucing bernama Muezza.   Bahkan Rasulullah sangat menyayanginya sampai suatu ketika saat Rasulullah akan bangun dari duduk sedangkan kucingnya tertidur di bagian baju Rasulullah. Karena tidak ingin mengganggu tidur kucing tersebut. Akhirnya Rasulullah merobek bagian bajunya tersebut yang tertindih oleh kucing, agar kucing tersebut tetap nyaman tertidur.

Wahh.. Rasulullah saja sangat menghargai kucing ya..yang merupakan makhluk Ciptaan Allah. Jadi, sangat tidak dianjurkan bila kita sebagai manusia menyiksa kucing-kucing selagi tidak mengganggu. Jika memang memiliki sedikit makanan bolehlah kita memberikannya sedikit untuk kucing-kucing sebagai sedekah kita kepada makhluk Allah. ๐Ÿ˜Š




#Day8
#Tantangan10hari
#Gamelevel10
#KuliahBunsayIIP
#GranYourImagination

Kamis, 30 Januari 2020

Game level 10_Day 7_Membangun Karakter Melalui Mendongeng

Oleh Desry Praharani









Patner: Sakura (Anak) 

Bismillahirohmannirohim.. 
Di tantangan ke 7 ini, saya akan membacakan cerita mengenai kisah Laba-laba. 
Nah.. sebelumnya ada sesuatu yang menarik dari seekor laba-laba dengan Sakura. Beberapa bulan lalu, Sakura menemukan laba-laba kecil putih, lalu Sakura pelihara, kata Sakura bahwa Laba-laba adalah teman barunya. Saat itu Sakura mulai mengamati laba-laba dan banyak bertanya mengenai laba-laba. Hanya saja tidak lama karena sarang laba-laba rusak tidak sengaja tersenggol oleh Sakura, dan laba-labanyapun menghilang. Selain itu, beberapa minggu lalu ada laba-laba kecil jenis lain berwarna coklat, kata Sakura menyuruh uminya untuk menangkapnya dan memasukan ke dalam toples yang telah diberi lubang agar ada udara. Tujuannya adalah untuk mengamati kembali laba-laba jenis lain ini. Tapi ternyata keesokan harinya mati. Akhirnya pengamagannyapun tidak jadi. 

Nah.. Kini kisah Laba-laba yang menolong Nabi Muhammad dan Abu Bakar Ketika bersembunyi di dalam Goa Tsur untuk menghindari dari kejaran pasukan Kafir Quraisy yang tidak menyukai dakwah Nabi Muhammad. Ketika Nabi Muhammad dan Abu Bakar di dalam Gua Tsur, lubang masuk Gua tersebut di penuhi dengan sarang laba-laba yang masih utuh dan tidak ada bekas terkoyak atau hancur. Ketika para pasukan Kafir Quraisy melihat hal tersebut, maka mereka berpikiran bahwa tidak mungkin Nbai Muhammad dan Abu Bakar bersembunyi di dalam gua tersebut karena sarang laba-laba masih utuh. 
Akhirnya pasukan Kafir Quraisy pun pergi dari Gua tersebut. 
Nabi Muhammad dan Abu Bakar pun selamat dari kejaran Kafir Quraisy. 

Cerita ini mengisahkan bahwa makhluk Allah (binatang) beribadah pula Sesuai dengan caranya sendiri dan melaksanakan perintah Allah, sebagai bentuk ibadah /taat kepada Allah. 

Berikut dokumentasi saat sakura dibacakan berita kisah Laba-laba. 




#Day7
#Tantangan10hari
#Gamelevel10
#KuliahBunsayIIP
#GranYourImagination

Jurnal Pekan 8 _ Tahap Kupu-Kupu

  MasyaAllah Alhamdulillah sudah masuk ke jurnal pekan 8, pekan terakhir di tahap kupu-kupu. Walaupun di tahap ini, godaan banyak sekali. Ra...